Sistem backup database otomatis menggunakan SQL Server, Batch Script, 7-Zip, Google Drive, dan Telegram Notification.
Project ini dibuat untuk mengatasi risiko kehilangan data akibat kerusakan perangkat, kesalahan pengguna, maupun gangguan sistem. Saya membangun sebuah sistem backup otomatis yang dapat berjalan tanpa perlu dilakukan secara manual setiap hari.
Tujuan utama dari project ini adalah memastikan database selalu memiliki salinan terbaru sehingga proses pemulihan (restore) dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi masalah.
Dalam proses pengembangan, saya melakukan pengujian pada setiap tahapan, mulai dari proses backup database, kompresi file, upload ke cloud, hingga pengiriman notifikasi. Setiap proses diuji secara terpisah agar apabila terjadi kegagalan, penyebabnya dapat ditemukan dengan cepat dan diperbaiki tanpa memengaruhi tahapan lainnya.
Melalui project ini saya belajar bahwa sistem backup yang baik bukan hanya membuat salinan database, tetapi juga memastikan proses tersebut dapat berjalan otomatis, mudah dipantau, dan siap digunakan ketika proses pemulihan diperlukan. Saya juga semakin memahami pentingnya otomasi untuk mengurangi risiko kesalahan manusia dan meningkatkan keandalan sistem.